Emosi menular seperti Deret Ukur

>> Sunday, March 22, 2009

From: Rama Royani
To: alumnitfitb@yahoogroups.com ; IA-ITB@yahoogroups.com
Sent: Sunday, March 22, 2009 8:32 PM
Subject: [IA-ITB] Emosi menular seperti deret ukur



Rekan milis ysh,

Quiz berjudul “siapa berani “ yang Abah lontarkan beberapa waktu yang lalu adalah suatu ilustrasi bagaimana hebat / cepat nya distribusi angka hasil dari deret ukur sehingga seringkali membuat kita tidak menyadari dan ini terbukti dari ada yang berani ikutan dan ada juga yang bilang bandar [dalam hal ini, Abah] bisa rugi, kecuali mereka yang menyempatkan diri menghitung atau mereka yang sudah terbiasa berada dalam lingkungan hitung menghitung.

Beberapa macam bisnis MLM, seringkali menggunakan cara cara ini untuk mengecoh anggauta nya, karena dalam waktu singkat pasarnya penuh, sehingga mereka yang berada diatas saja yang kebagian rejeki sedangkan mereka yang berada dibawah [ yang jumlahnya banyak] kebagian nyumbang saja



Makna sebenarnya adalah bukan sekedar hitung menghitung melainkan juga kecepatan penyebarannya. Saya seringkali menggunakan model ini dalam pelatihan tentang paradigma, akan tetapi belakangan ini juga digunakan untuk kuliah “Positive Psychology” untuk mengilustrasikan bahwa penyebaran emosi juga mengikuti deret ukur sehingga tidak heran kalau ada informasi negatif menyebar keseluruh negeri dengan sangat cepat.



Apa yang terjadi apabila segala sesuatunya diawali dengan emosi negatif? Tentu saja dalam waktu singkat semua orang dinegeri ini akan tertulari emosi negative [kalau satu orang menyebarkan emosi ke dua orang dst, maka dalam waktu 28 hari seluruh Indonesia akan menerima emosi tersebut], bagaimana kalau penyebarannya melalui media??.



Studi membuktikan bahwa emosi positif dapat meningkatkan produktivitas, memperpanjang umur dan membuat lebih sehat, kalau benar demikian mengapa kita tidak mulai menyebarkan emosi postif dalam setiap kesempatan menyampaikan materi ?



Jadi, yuuuuk kita tularkan emosi positif, sampaikan berita / artikel tentang kekuatan / kemampuan , keberhasilan dlsb, buang berita tentang kekerasan, peperangan, kesusahan dlsb karena porsi ini sudah diambil oleh hampir semua media yang lebih banyak menularkan emosi negatif .





Salam Sukses

Abah Rama

Guiding Individuals for Better Career & Organizations for Higher Productivity

www.abahrama.com www.talentsmapping.wordpress.com

2 komentar:

ITB77 March 26, 2009 at 4:45 AM  

Blog IA-ITB kini dicantumkan di sidebar BLOG ITB77 (http://itb77.blogspot.com). Silakan dicek.

Paulus Herlambang March 26, 2009 at 8:54 AM  

Setuju dengan pendapat Abah Rama bahwa emosi menular seperti deret ukur.

Marilah kita menularkan emosi positif untuk membangun negeri ini.

Salam,
Paulus
TI-ITB77

Penggemar Blog IA-ITB :

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP