Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Kita Hanya Sedikit Lupa...

>> Sunday, May 16, 2010

From: zulkaida akbar
Sender: IA-ITB@yahoogroups.com
Date: Sun, 16 May 2010 10:54:13 +0800 (SGT)
To:
ReplyTo: IA-ITB@yahoogroups.com
Subject: [IA-ITB] Kita Hanya Sedikit Lupa...



Bismillah… sejarah yang saya tulis disini masih perlu diverivikasi kebenarannya.

Saya pernah mendengar, bahwa untuk melakukan rekayasa sosial dibutuhkan tiga hal :Ide,tokoh dan gerakan yang massif. Lantas, idea atau desire apa yang harus kita tanamkan untuk melecutkan kita semua menjadi bangsa yang lebih beradab?

Kita semua tahu bahwa salah satu kunci untuk menjadi manusia sukses adalah kepercayaan diri, dengan demikian sebuah bangsa yang ingin maju tentunya juga harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, ketika sebuah pertanyaan sederhana saya lontarkan kepada sekelompok mahasiswa ITB :” Seperti apakah bangsa Indonesia menurut kamu?” sebagian besar dari mereka menjawab :Korup, Pemalas, Dilecehkan dunia Internasional (pecundang) dan sebagainya.. Ibarat manusia, hal ini mengisyaratkan tak hanya kepercayaan diri sebagai sebuah bangsa yang rendah.. malah menurut saya sudah menjurus ke arah depresi. Apakah Benar bahwa bangsa kita demikian buruknya?

Apakah benar bahwa bangsa kita pecundang?
Alkisah.. pasukan Gurkha adalah pasukan sewaan (orang2 nepal, india) yang terkenal garang dan hebat. Mereka diiringi banyak mitos, salah satunya adala pisau andalan mereka yang konon bisa membelah orang. Saat perang Malvinas (inggris vs argentina), menyerahnya argentina diindikasikan salah satunya karna ketakutan terhadap Gurkha, dan dalam perang tersebut tak ada satupun Gurkha yang mati. Namun.. sekian puluh Gurkha mati di Surabaya.. Oleh siapa? Oleh prajurit pilihankah? Bukan.. mereka mati oleh pemuda2 tanggung seusia saya.. arek-arek Surabaya yang hanya bermodalkan bambu runcing dan hasrat untuk tetap merdeka..

Dalam buku Perang Eropa dipertontonkan kehebatan Churcill dan pasukan Inggris.. dan konon katanya selama PD 2 tak satupun Jendral Inggris yang mati. Namun, seorang Jendral Inggris mati di Surabaya.. lagi-lagi oleh sekelompok pemuda yang hanya bermodalkan bambu runcing dan hasrat untuk tetap merdeka. Kemarahan Inggris membawa malapetaka bagi Surabaya yang dihujani serangan dari darat, laut dan udara.. bayangkan dalam kondisi sedemikian riuh, ada saja yang nekat memanjat atap hotel Yamato untuk sekedar mengganti merah,putih, biru menjadi merah-putih…

Kita bisa menelusuri sejarah perang lebih lanjut.. saat sebuah Negara menyerah kalah.. biasanya masih menyisakan sekian banyak pasukan dan senjata (cek di buku perang eropa), jarang sekali sampai habis-habisan (puputan). Namun di Nusantara ini.. pernah terjadi pertahanan harga diri hingga meletus perang puputan.. Setidaknya ada di Bali, dipimpin oleh I Gusti ktut Jelantik dan di Aceh waktu mempertahankan benteng kutoreh… sebuah hasrat merdeka yang diwujudkan dalam perang habis-habisan tanpa sisa dengan mengorbankan jiwa dan raga…

Jadi apa benar kita adalah bangsa yang pecundang? Tidak.. kita adalah bangsa yang pemberani.. kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita.

Apakah benar bahwa kita adalah bangsa yang korup? Alkisah.. pernah ada di Nusantara kita seorang Ratu Sima dari Kalingga.. Beliau terkenal sebagai seorang Raja yang adil, jujur dan tegas.. pemerintahannya bersih. Hal ini mengundang penasaran seorang dari Arab yang ingin mengujinya dengan meletakan emas permata disana. Tak satupun rakyat yang berani menyentuhnya sampai suatu ketika sang pangeran calon pewaris tahta menyentuh emas permata tersebut. Tanpa ampun, ratu sima menghukum buah hatinya tersebut, salah satu versi menyebut sang pangeran dipotong kakinya..

Jadi apa benar kita adalah bangsa yang korup?
Tidak.. setidaknya pernah terjadi di Nusantara kita ketika hukum ditegakan, keadilan diwujudkan.. mungkin kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita…

Apakah kita adalah bangsa yang bodoh?
Alkisah.. Sastra Lisan Bujang Tan Domang dari Riau mengisyaratkan keramahan ekologis sebelum kita mengenal terminology Sustainable Development,, Jendral Sudirman membuat linglung Belanda dengan Inovasinya terhadap strategi perang Inggris saat menusuk Birma (kita mengenalnya sebagai Gerilya), Dengan bantuan Laksamana Nala, Gadjahmada dalam waktu singkat berhasil mengubah pola pertahanan yang bersifat continental menjadi berbasis maritim,, dan sebagainya.. kita bukanlah bangsa yang bodoh.. kita hanya sedikit lupa dengan masa lalu kita…

Kembali ke syarat seorang manusia bisa sukses.. saya kira, semua training motivasi mensyaratkan kepercayaan diri dan mimpi.. Jadi, kepada kaum muda.. mari kita ubah cara pandang kita terhadap bangsa kita,, berpikirlah positif.. kita adalah bangsa yang terhormat.

Kita pun membutuhkan strong desire,,vladmir putin bersama rekan-rekan eks KGB memiliki desire “The Great Rusia”. Kaum Yahudi memendam desire “tanah yang dijanjikan”.. Korea berkata :”Baja..Baja..Baja.. Kalahkan Jepang”. Lantas apa yang harus menjadi Desire kita?

Andaikan kita adalah bangsa yang nakal.. untuk menghancurkan Singapura dan Malaysia cukup dengan membakar beberapa pulau terluar.. mereka akan sesak napas karna asap.. Cukup dengan memasang perompak atau ranjau di Laut untuk menghancurkan perekonomian dunia karna perairan kita sangat ramai digunakan sebagai jalur pengiriman barang (termasuk supply minyak china)..menghancurkan kalimantan dan papua sangat mengganggu kesetimbangan iklim global. . Bahwa Indonesia memegang peranan kunci dalam keseimbangan tatanan global, bisa dijadikan titik pijak untuk menemukan desire kita.. karna kita bukanlah bangsa yang nakal...



Zulkaida Akbar
Fi 03

Read more...

Saya Jadi Terharu...

>> Thursday, April 2, 2009

From: rulanrulan
To: IA-ITB@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 02, 2009 4:58 PM
Subject: [IA-ITB] Saya Jadi Terharu...



Saya Jadi Terharu...

oleh : Rulan
(guru sekolah, guru privat dan guru bimbel juga)

"Mas,bisangajarin IPS ga? Besok aku mau tes di SMA Al Azhar Kemang nih." celetuksi Ojan murid privat saya yang juga anak salah satu alumni ITB 78 tadimalam.
"OK,ada bukunya kan,aku coba ya" jawab saya.
Maklum biasanya ngajarin dia Fisika dan Matematika aja.
"OK kita mulai dari kategori negara,ada negara berkembang dan negara maju bla...bla...
"Lanjutttt..
.ke bab Perang Dunia II dan imbasnya ke Indonesia ya,Jan.
"JadiPD II itu ada dua blok yakni sekutu dan As.Sekutu terdiri dariAS,Perancis,Inggris,Uni Soviet,sedangkan As terdiri dariJerman,Jepang,Italia bla...bla...bla
Nah...Jepang datang keIndonesia tahun 1942 itu karena Indonesia kaya akan sumber dayaalam,itulah kenapa ada kerja paksa,sehingga dikenal istilah ROMUSHA danjuga dilatihlah para pemuda indonesia menjadi tentara dengan harapan bisa membantu Jepang dalam PD II,maka ada PETA,HEIHO,dll."
"Heihooo! (intonasi soundtrack Slumdog Millionare)
Jadiitu (sambil menunjuk foto kakeknya) mungkin juga dilatihJepang,Mas.Kakek kan pejuang juga,anggota veteran..." celetuk Ojanyang kelas 3 SMPN 11 yang favorit itu.
"Sangat mungkin,Jan.Kamu harus bangga itu..." jawab saya.

"Nah,sekarang pertanyaannya kenapa Jepang ingin menguasai Indonesia?"
Ojan diam aja sambil berpikir ....
"Yakarena Indonesia kaya akan sumber daya alam,Jepang itu negara yangmiskin kekayaan alamnya,hampir tiap hari diancam gempa" timpal sayalagi.
"Logikanya,Indonesia kan harusnya melawan Jepang setelahdijajah lama oleh Belanda,tapi ternyata Jepang justru disambut gembirasehingga dengan mulus mereka bisa menguasai kita,kok bisa hayo....?
Halitu karena pada awalnya Jepang dengan cerdik mempublikasikan dirisebagai saudara tua kita sebagai sesama negara asia,tapi di tengahpenjajahan justru eksploitasinya kepada kita gila-gilaan"
"O.... yang gerakan 3A itu ya,Mas" timpal Ojan yang terlihat tambah antusias.
"Yup!"
"Melihatitu tokoh pergerakan kita terpecah dua,satu bergerak di bawahtanah,dipimpin Tan Malaka dan Sutan Sjahrir,satunya lagi mauberkompromi dengan Jepang,dipimpin SOekarno-Hatta."
"Lho kok mau sih kerjasama dengan Jepang" tanya Ojan penasaran.
"Yaitu kan strategi,Jepang sangat kuat tidak mungkin dilawan dengankonfrontasi langsung,akan banyak korban,kita ga punya kemampuan militermemadai"

"Sekarang pertanyaanku begini,gimana ceritanya sebuahnegara nobody yang tiba-tiba mengumumkan kemerdekaannya sepertiIndonesia akhirnya mendapat pengakuan para bos-bos besar kayak amerika dan sekutunya itu,Jan"
"Kamubayangkan aja waktu itu Belanda sangat kuat dan mudah bagi Belandadengan kekuatan militernya menguasai kita jika dibantu sekutu yangbanyak juga negara bulenya?
Kita kan hanya negara jajahan awalnya.Hayo gimana?"
Ojan kembali terdiam....
"Nahitu karena kecerdikan para pemimpin waktu itu,contohnya Sutan Sjahrirketika menjadi Perdana Menteri,memimpin negara baru yang tidak punyaduit,hanya punya 50
insinyur,dan kurang dari 200 dokter,tidak punya persenjataan bagus,dan diblokade alias dikepung oleh Belanda pula.
MelihatIndia sedang dilanda kelaparan,Sutan Sjahrir ketika itu menawarkanbantuan beras ke India atas alasan misi kemanusiaan.Sekutu kemudianmalah menyediakan
kapal untuk beras bantuan itu,kejadian itusangat memukul Belanda,karena peristiwa itu menaikkan harga diri kitadi mata internasional.Selain itu kita pun akhirnya dapat balasan tekstil dari India,jadi punya keuntungan dobel he..he.. cerdik kan!
Selainitu ada juga rapat raksasa di lapangan Ikada,kejadian ini sangatpenting karena membuat dunia internasional sadar bahwa Soekarno-Hattadidukung sepenuhnya oleh rakyat Indonesia.
Dan yang palingbrilian,yang meneguhkan posisi kita adalah tawaran Sutan Sjahrir kepadasekutu untuk mengajak berunding Belanda yang kemudian dikenal dengan perjanjian Linggarjati tahun 1946 kalo ga salah.
"Dimana briliannya,Mas?" sela Ojan sambil mencoba berpikir...
"Yakarena dengan perjanjian itu kita secara resmi diakui sebagai negaraberdaulat sejajar dengan Belanda,jadi gagal sudah publikasi Belandabahwa kita adalah kaum pemberontak semata."
Ojan terlihat manggut-manggut sambil tersenyum mengerti.

"Ok,sekarang ke bab 5,Jan.Yakni tentang perundingan-perundingan Indonesia-Belanda."
"Hah udah 5 bab ya...ga terasa,Mas !" timpal Ojan yang terlihat menikmati.
"Hasilperundingan Linggarjati yang hanya mengakui sebagian sumatera,sebagianjawa dan madura,banyak ditentang oleh tokoh-tokoh dalam negeri,tapi itusudah cukup
membuat kekalahan Belanda.Makanya Belandamelancarkan agresi militer I dan diulang lagi setelah perundinganRenville dengan agresi II.Tindakan ini makin tidak menguntungkan kampanye Belanda di mata internasional.
Akhirnya Belanda mengakui kedaulatan kita dalam Konferensi Meja Bundar,nah kenapa hayo?"
Ojan menggelengkan kepala...
"Beginiceritanya....Belanda selama ini meraih dukungan Amerika Serikat karenamemprogandakan Indonesia sebagai negara komunis karena para pemimpinnyaadalah
orang-orang kiri.Kiri itu ideologi yang ke arah komunisartinya,Jan.Tapi tuduhan Belanda itu tidak terbukti karena ada satuperistiwa pemberontakan PKI di Madiun tahun
1948 yang dipimpin oleh Muso."
Pemberontakanitu dipakai oleh para ahli diplomasi kita untuk membuktikan bahwa kitabukan negara komunis.Para diplomat kita kira-kira bilang seperti inikalo kita
memang negara komunis kok diberontak oleh partai komunis..."
Ojan manggut-manggut lagi...

"Wah ga gampang ya bikin negara ya,Mas" celetukan cerdas dari seorang anak kelas 3 SMP yang membuat saya terharu.
"Yup...ga gampang,makanya kamu sebagai generasi muda harus menghargai itu..."
"Kenapasih kita belajar sejarah,Mas?" satu lagi pertanyaan cerdas dari anakterakhir dari kalangan menengah ke atas yang membuat saya senang.
"Yadengan belajar sejarah,kamu akan lebih tahu identitasmu,sejarah kanhanya bangsa,sejarah keluargamu juga penting diketahui,siapakah dulukakekmu,apa yang dia telah lakukan untuk hidupnya,gimanaceritanya Ayahmu bisa menjadi pejabat di Bank Mandiri juga penting kamuketahui agar kamu bisa melampaui prestasi ortumu itu....tapi sayangnya banyak orang tidak suka sejarah ya...."

Read more...

Penggemar Blog IA-ITB :

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP